Posted by Rahmila Mandha on 1 July 2008
Hard to tell you, but it’s OK. I’m talking about yesterday that it’d paraphrased this life has charged we to always step forward. Eumm…yesterday was defining what happiness is and what sadness is that always be contradiction in each of us. Let just try to read between the lines, what is going on eventually.
It’s not complicated. You do feels the same thing, doesn’t ya?
Yes,we just have not enough time to simplify all these matters together.
How? Nah…Do not ask me the way so because my dysphasia is passing my mind now.*sigh
What I felt about yesterday…
I saw you looks great and lovable, but your eyes seen not tough enough.
Well, Please do not make any apologies.
You do not have to because you did not make any mistakes.
But I did. I’m Sorry.*hug
–Noted: I’m not being Lilrian for a while
Posted in Mind's eye | 2 Comments »
Posted by Rahmila Mandha on 16 June 2008
Look!
Let I adore you…
Touch!
I’m gonna caressing you…
Hold on!
Sure, I stir your stumps…
Hugged!
I May have enfolding fitt feeling…
Kiss!
I’m just endearing on you.
—Lilrian is just relying on a given ♥
Posted in Mind's eye | No Comments »
Posted by Rahmila Mandha on 13 June 2008

2 jam menjelang acara pembuka malam final Abang None Jakarta Barat 2008 dimulai, perasaan gw campur aduk. Kwatir, seneng, grogi, capek plus kantuk yang tak terbendung dari 2 malam sebelumnya, semuanya membuat gw jadi kaleeeeem banget duduk dialun-alun backstage
dalam hati sih kebat-kebit berdoa mudah-mudahan semua urusan diatas panggung lancar..dan semoga Tuhan memberikan mukzizat ke kalau-kalau gw ditembakin Q&A oleh MC atau juri gw bisa jawab dengan baik.Amin.
Pukul 8 malam, 8 Juni itu para tamu sudah berbondong-bondong menempati kursi yang tersedia, vokal supporter masing-masing finalis pun mulai menggaung sambil melambaikan umbul-umbul bergambarkan finalis dan namanya. Aih…aih…gw mana ada supporternya, saking ribetnya bagi waktu, udah ga sempet lagi ngabarin temen-temen gw
it’s fine, yang penting orang-orang tercinta gw hadir (thx mom, lil’sistha, my boy and my dad for your telepathy).
Read the rest of this entry »
Posted in Freetalk, Mind's eye | 3 Comments »
Posted by Rahmila Mandha on 12 June 2008
Baksos dan Makrab
Rangkaian karantina tidak hanya di ruangan serba guna kantor walikota Jakarta Barat, tapi kegiatan di luar itu pun banyak memberi kesan. Ada Bakti sosial yang diadakan hari minggu pagi, 1 Juni. Para finalis Abnon kumpul bersama rombongan panitia Abnon 2007 dan pengurus sudin pariswata walikota Jakbar untuk berangkat ke Panti sosial Tresna Werdha Budi Mulia 2, Cengkareng. Tempat dimana kita akan beri sumbangan dan berbagi kasih sama penghuni panti manula. Mereka–manula berusia diatas 60 tahun yang terlantar, para gelandangan yang kemudian dirangkum petugas tata tertib Dinas Kesejateraan Sosial Provinsi DKI Jakarta. Awalnya mereka yang tidak punya penghidupan tetap di Jakarta, tidak tahu rimba keluarganya dan tidak ada pihak yang mengurusi hari tua mereka. Baksos finalis Abnon tahun ini adalah keinginan untuk terlibat membina para lanjut usia terlantar tersebut. Walau diberi kesempatan sehari saja tapi dengan tulus kami coba memberikan ketentraman sosial, mendengarkan curahan hati mereka, bernyanyi dan joget bersama, berbagi biskuit favorit, dan masih banyak lagi.
Read the rest of this entry »
Posted in Freetalk, Mind's eye | No Comments »
Posted by Rahmila Mandha on 11 June 2008
Welcome to ikatan Abang None Jakarta Barat
Itulah pikiran gw yang terlintas pukul 10 lewat Selasa malam, 2 minggu lalu, saat gw ditelpon oleh salah satu panitia ikatan Abnon JakBar. Senangnya gw dinyatakan lolos dari seleksi gelombang kedua Abnon JakBar yang gw hadiri selasa paginya (27 Mei). Ya Alhamdulillah, ga sia-sia pagi itu gw banting stir mobil seharusnya berangkat kantor tapi malah ganti haluan ke walikota JakBar di Puri Kembangan, hehehe
Padahal ga ada persiapan apa-apa. Cuma datang, berbekal pakaian formal blazer-rok, sisa administrasi kaya’ fotokopi KTP DKI plus foto close up yang selalu disimpan di file organizer. Boro-boro tahu tentang Sejarah dan Pemerintahan Jakbar..wong formulir aja ga punya (dapatnya pas daftar ditempat, preeet~) Entah apa yang gw rasain, hanya terbersit hasrat ga suka akan gagal aja mungkin atau penasaran karena tahun lalu gw ga masuk wilayah pusat & selatan? hehehe. Hasilnya bisa jadi ada faktor keberuntungan awal. Tapi gw percaya kegagalan adalah langkah awal untuk sukses, Bisa jadi pula…gagal sebelumnya membuat gw mudah mengenal medan seleksi seperti apa, jadi tidak begitu bermasalah bagi gw berhadapan lagi dengan juri.
Read the rest of this entry »
Posted in Freetalk, Mind's eye | 1 Comment »